Ratusan Mahasiswa Elektro UMM Terima Sertifik…
Ratusan Mahasiswa Elektro UMM Terima Sertifikat Profesi Bertaraf ASEAN

 MALANG --  Sebanyak 364 mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima sertifikat profesi elektronika dari Lembaga Sertifikasi Profesi Elektronika Nasional (LSPEN) yang berlaku di tingkat Asia Tenggara, Rabu (26/4). Sebelumnya, mahasiswa dari sejumlah angkatan itu telah melalui uji kompentensi yang diselenggarakan LSPEN November 2016 lalu.

Raihan sertifikasi ini sejalan dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di awal 2016 silam yang menuntut angkatan kerja Indonesia bersaing dengan angkatan kerja dari luar negeri. Dengan berlakunya MEA, sertifikasi berbasis keprofesian dinilai penting guna mendukung serta memberikan pengakuan secara formal untuk bersaing di dunia kerja secara global.

“Tujuan sertifikasi merupakan bagian dari mandatori atau kewajiban bahwa setiap tenaga kerja diwajibkan untuk memiliki sertifikasi sesuai dengan bidang keahliannya yang ditunjukan melalui sertifikat kompetensi,” kata Asesor LSPEN, Sunardi,  saat penyerahan secara simbolik sertifikat profesi elektronika di Ruang Sidang Teknik Elektron FT UMM.

Untuk memperoleh sertifikat tersebut, imbuh Sunardi, seseorang yang akan tersertifikasi harus lolos uji tiga aspek indikator penilain, yakni pengetahuan, keterampilan dan sikap.

“Tidak lengkap kalau seseorang hanya memiliki pengetahuannya, tapi tidak memiliki keterampilannya. Demikian juga tidak lengkap kalau seseorang memiliki pengetahuan dan keterampilan tapi sikapnya tidak dibenahi,”  ujarnya, dalam siaran pers.

Sertifikat tersebut bakal tetap berlaku selama tiga tahun dan tidak butuh diperbarui ketika dalam rentang waktu tersebut, seseorang yang tersertifikasi masih melakukan kegiatan sesuai kompetensi profesi yang dimilikinya.

Kepala Laboratorium Teknik Elektro, Diding Suhardi, menerangkan Prodi Teknik Elektro bakal terus menambah pengadaan uji kompetensi lainnya bagi mahasiswa Prodi Elektro. “Kesempatan untuk memperoleh sertifikat profesi eletronika di UMM masih gratis karena masih termasuk program subsidi dari pemerintah,” jelas dia.

 

http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/17/04/26/op0n5w399-ratusan-mahasiswa-elektro-umm-terima-sertifikat-profesi-bertaraf-asean

Berita
Sebagaimana Saudara ketahui, para Menteri Ekonomi negara-negara anggota ASEAN pada pertemuan ASEAN Economic Minister ke-48, dan pertemuan Dewan ASEAN Free Trade Area ke-30 tanggal 30 Agustus 2016 di K…
Bangkok, KompasOtomotif - Penjualan mobil baru di enam negara utama di Asia Tenggara meningkat 4 persen, atau 234.193 unit pada Juli 2016 dibandingkan bulan sama tahun sebelumhya. Pencapaian ini menan…
VIENTIANE – Enam belas Menteri Ekonomi (10 negara ASEAN dan 6 negara mitra) yang tergabung dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencapai pe…
MALANG --  Sebanyak 364 mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima sertifikat profesi elektronika dari Lembaga Sertifikasi Profesi Elek…
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Masyarakat Asean menjadi kesempatan yang menguntungkan bagi pemerintah pusat juga pemerintah daerah. Sebab, akses membuka hubungan luar negeri terbuka luas dan it…
Jakarta - Untuk menciptakan kemudahan dan kenyamanan berinvestasi, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemprov DKI Jakarta, secara resmi membuk…
(Tri Mardjoko, FTA Center Kemendag) KTT ASEAN 6-8 September 2016,  berlalu pasca implementasi MEA 2015 yang sudah berjalan 1 tahun  lebih. Perkembangan ekonomi 10 negara anggota ASEAN sebagai dampak M…
Asra Virgianita, Ph,D Koran Sindo Senin, 3 April 2017 - 09:20 WIBKetua Program Pascasarjana Internasional FISIP UI, Wakil Direktur Centre for International Relations Studies (CIReS) FISIP UITIDAK te…
Andre Notohamijoyo Delegasi RI untuk Perundingan Bidang Pertanian dan Kehutanan ASEAN Tahun ini, Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) genap berusia 50 tahun. Pada usianya yang setengah aba…