16 Menteri Ekonomi Dunia Sepakat Bangun Kerja…
16 Menteri Ekonomi Dunia Sepakat Bangun Kerja Sama Ekonomi Lebih Komprehensif

VIENTIANE – Enam belas Menteri Ekonomi (10 negara ASEAN dan 6 negara mitra) yang tergabung dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencapai perjanjian kerja sama ekonomi yang modern, komprehensif, berkualitas tinggi, dan saling menguntungkan. Hal tersebut disepakati para Menteri anggota RCEP saat bertemu di Vientiane, Laos, Jum’at (5/8) lalu.

Menteri Perdagangan RI yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Iman Pambagyo, menjelaskan bahwa pertemuan para Menteri RCEP kali ini membahas isu-isu strategis di bidang barang, jasa, dan investasi secara paralel dan seimbang.

Para Menteri berharap pada perundingan mendatang dapat disepakati perjanjian RCEP yang bernilai tinggi secara tepat waktu, berdasarkan Guiding Principles and Objectives for Negotiating the RCEP.

“Seluruh negara anggota RCEP diharapkan dapat melanjutkan proses negosiasi dengan memberikan fleksibilitas dan bernegosiasi secara positif dan konstruktif. Hal ini penting dilakukan sesuai mandat yang diberikan oleh Kepala Negara RCEP pada bulan November 2015 untuk dapat menyelesaikan negosiasi RCEP pada akhir tahun 2016,” tambah Iman dalam siaran persnya kepada JITUNEWS.COM, Minggu (7/8).

Para Menteri kembali meminta tim perunding melanjutkan perundingan secara intensif melalui proses request dan offer di seluruh bidang yang telah disepakati khususnya di bidang perdagangan barang, jasa dan investasi. Para Menteri juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam proses perundingan agar dapat memberikan pandangan dan harapan dunia usaha kepada implementasi RCEP di kemudian hari.

Perjanjian RCEP akan menjadi suatu perjanjian perdagangan bebas yang melibatkan setengah penduduk dunia dan sangat penting bagi perekonomian global. Mengingat, potensi RCEP untuk menjadi booster dan peluang pertumbuhan ekonomi kawasan di tengah kondisi ekonomi global saat ini.

Para Menteri mencatat bahwa kinerja ekonomi negara-negara anggota RCEP tetap stabil pada tahun 2015, dengan output gabungan RPC sebesar USD 22,4 triliun atau 30,6% dari output dunia. Total perdagangan RCEP juga signifikan sebesar USD 11,9 triliun pada tahun 2015, sedangkan total arus masuk investasi asing langsung ke RCEP mencapai USD 329,6 miliar.

 

http://www.jitunews.com/read/42468/16-menteri-ekonomi-dunia-sepakat-bangun-kerja-sama-ekonomi-lebih-komprehensif

Berita
Sebagaimana Saudara ketahui, para Menteri Ekonomi negara-negara anggota ASEAN pada pertemuan ASEAN Economic Minister ke-48, dan pertemuan Dewan ASEAN Free Trade Area ke-30 tanggal 30 Agustus 2016 di K…
Bangkok, KompasOtomotif - Penjualan mobil baru di enam negara utama di Asia Tenggara meningkat 4 persen, atau 234.193 unit pada Juli 2016 dibandingkan bulan sama tahun sebelumhya. Pencapaian ini menan…
VIENTIANE – Enam belas Menteri Ekonomi (10 negara ASEAN dan 6 negara mitra) yang tergabung dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencapai pe…
MALANG --  Sebanyak 364 mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima sertifikat profesi elektronika dari Lembaga Sertifikasi Profesi Elek…
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Masyarakat Asean menjadi kesempatan yang menguntungkan bagi pemerintah pusat juga pemerintah daerah. Sebab, akses membuka hubungan luar negeri terbuka luas dan it…
Jakarta - Untuk menciptakan kemudahan dan kenyamanan berinvestasi, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemprov DKI Jakarta, secara resmi membuk…
(Tri Mardjoko, FTA Center Kemendag) KTT ASEAN 6-8 September 2016,  berlalu pasca implementasi MEA 2015 yang sudah berjalan 1 tahun  lebih. Perkembangan ekonomi 10 negara anggota ASEAN sebagai dampak M…
Asra Virgianita, Ph,D Koran Sindo Senin, 3 April 2017 - 09:20 WIBKetua Program Pascasarjana Internasional FISIP UI, Wakil Direktur Centre for International Relations Studies (CIReS) FISIP UITIDAK te…
Andre Notohamijoyo Delegasi RI untuk Perundingan Bidang Pertanian dan Kehutanan ASEAN Tahun ini, Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) genap berusia 50 tahun. Pada usianya yang setengah aba…